0
TNI Pamer Kekuatan di Hadapan Dunia
Selasa, 07 Oktober 2014
Unknown
TNI Pamer Kekuatan di Hadapan Dunia
BRAVO TNI BERSAMA RAKYAT TNI KUAT
JAKARTA: Puncak perayaan HUT ke-69
TNI di Surabaya 7 Oktober besok
bukan hanya bakal menjadi yang terbesar.
Namun, juga menjadi ajang pamer
kekuatan militer Indonesia di hadapan
dunia internasional.
Karena itu, Panglima TNI Jenderal Moeldoko
meminta dukungan masyarakat agar
kegiatan tersebut bisa berlangsung dengan
baik.
Moeldoko menjelaskan, ada dua tujuan
pihaknya mengadakan parade militer
besar-besaran tahun ini. Pertama, sebagai
bentuk pertanggungjawaban kepada
publik maupun Presiden atas anggaran
yang telah diberikan kepada TNI selama 10
tahun terakhir.
Kedua, untuk menunjukkan kekuatan TNI
terutama di mata dunia. "Kita harus pamer
kekuatan," ujar Moeldoko usai membuka
kejuaraan Drum Band di mabes TNI
kemarin.
Sasaran tembak aksi pamer tersebut
diutamakan negara-negara tetangga di
kawasan regional. Pihaknya ingin
menunjukkan jika kekuatan TNI tidak bisa
dipandang remeh oleh negara manapun.
Selain alutsista yang mumpuni, TNI juga
memiliki personel dengan kemampuan
yang baik plus daya juang yang amat tinggi.
Daya juang inilah yang menjadi kunci bagi
TNI dalam memenangkan setiap
pertempuran.
"TNI saat ini memiliki kekuatan yang cukup.
Jadi, jangan macam-macam. Itu kira-kira
pesannya," lanjut peraih Adhi Makayasa
(lulusan terbaik) Akabri 1981 itu.
Perayaan tersebut sekaligus menjadi
bentuk pertanggungjawaban Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono di akhir masa
jabatannya.
Melalui perayaan HUT tersebut, pihaknya
juga ingin menunjukkan kepada rakyat
Indonesia jika rakyat memiliki pasukan
yang kuat dan profesional untuk
melindungi tanah air dari gangguan pihak
luar. Dengan demikian, rakyat Indonesia
bisa berbangga dan merasa memiliki TNI
yang telah mengalami kemajuan signifikan.
Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen
Mochamad Fuad Basya menjelaskan,
pembiayaan kegiatan HUT TNI yang
mencapai Rp 20 miliar itu baru sebatas
dana operasional saja. Di lapangan, biaya
yang dikeluarkan oleh negara bisa saja
bertambah bergantung situasi dan kondisi.
"Misalnya ada penembakan (rudal) exocet,
harganya sudah Rp 40 miliar sendiri (per
unit)," ujarnya.
Dalam kegiatan kali ini, TNI bakal
menampilkan 206 pesawat dan puluhan
kapal perang. Belum lagi berbagai macam
alutsista darat, termasuk tank-tank MBT
leopard maupun meriam terbaru. TNI juga
menyiapkan simulasi perang untuk unjuk
kemampuan para pasukannya di hadapan
publik.
Karena itu, pihak TNI memohon kepada
masyarakat untuk memaklumi efek
samping yang mungkin terjadi atas
kegiatan tersebut.
"Penerbangan sedikit terganggu, laut juga
demikian, ada memang manuver kapal
cukup besar, sekitar 50-an kapal,
mengganggu sedikit. Jadi mohon
masyarakat untuk sabar sebentar saja,"
tambah Moeldoko. (artikel ini dari fb Tentara Nasional Indonesia(Paling Update)
Artikel Terkait:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar